24 jam terakhir menjadi saksi salah satu pembalikan pasar paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir ketika pasar global bereaksi terhadap pengumuman mengejutkan Presiden Trump tentang jeda tarif selama 90 hari. 🔄 Briefing ini mengupas tuntas bagaimana perubahan kebijakan tersebut merambat melalui pasar global dari Asia ke Eropa, dengan fokus pada dampaknya terhadap berbagai kelas aset dan strategi yang perlu dipertimbangkan investor dalam menghadapi lanskap pasar yang penuh gejolak.
3 Hal Penting 🔑
Berikut tiga hal terpenting yang perlu dipahami saat ini:
- Pasar Asia tengah menikmati rally pemulihan yang spektakuler hari ini menyusul pengumuman jeda tarif 90 hari dari Trump. Nikkei Jepang meroket hingga 8,4% sementara TAIEX Taiwan melambung 9,2%, mencatatkan kenaikan satu hari terbesar dalam beberapa tahun terakhir 📈[1].
- Menariknya, meski China tidak termasuk dalam kebijakan jeda tarif dan bahkan menghadapi kenaikan tarif hingga 125%, pasar saham negeri Tirai Bambu ini tetap menunjukkan ketangguhan dengan mencatatkan kenaikan moderat. Hal ini didukung oleh ekspektasi bahwa Beijing akan melakukan intervensi kebijakan dan adanya pembelian oleh entitas yang didukung negara 🇨🇳[1].
- Pasar Eropa diprediksi akan dibuka dengan sangat kuat, mengikuti jejak rally bersejarah Wall Street kemarin dimana S&P 500 mencatat kenaikan terbesar ketiganya sejak Perang Dunia II. Momentum ini berpotensi menjadi titik balik penting dalam sentimen pasar setelah aksi jual besar-besaran minggu lalu 📊[3][10].
Ringkasan Arah Pasar 🧭
Berikut arah pergerakan pasar secara global:
Tren Pasar Asia: Sangat positif di seluruh board, dengan indeks berbasis teknologi di Taiwan dan Jepang memimpin pemulihan. Rally ini merupakan pembalikan signifikan dari kerugian besar yang dialami sejak pengumuman tarif awal Trump pada 2 April 📱[1].
Setup Eropa: Futures Eropa menunjukkan kenaikan substansial pada pembukaan, mengikuti pola yang ditetapkan oleh pasar AS dan Asia. Pemulihan semalam di pasar AS, di mana S&P 500 melonjak 9,5%, memberikan momentum positif yang kuat 🚀[1][10].
Implikasi Futures AS: Futures S&P 500 menunjukkan sentimen positif yang berkelanjutan setelah rally bersejarah kemarin, menunjukkan bahwa investor menerima jeda tarif sebagai de-eskalasi signifikan dari ketegangan perdagangan global 📉➡️📈[3].
Arah Emas & Komoditas: Harga emas telah pulih selama jam perdagangan Asia meskipun sentimen risk-on, menunjukkan kehati-hatian investor yang persisten. Harga minyak telah pulih dari posisi terendah baru-baru ini, dengan Brent crude bergerak kembali di atas $65 per barel ⛽️[4][9].
Sentimen Pasar Crypto: Aset digital menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari pembacaan “Extreme Fear” 24 yang tercatat pada Indeks Fear and Greed pada awal minggu ini, meskipun sentimen tetap berhati-hati 🪙[5].
Jalur Pasar Indonesia: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jakarta berpartisipasi dalam rally regional tetapi dengan kenaikan yang lebih moderat dibandingkan dengan pasar Asia Utara, mencerminkan posisi Indonesia yang relatif terisolasi dalam ketegangan perdagangan saat ini 🇮🇩[6].
Status Sesi Asia Tengah Hari 🌞
Berikut posisi pasar Asia pada pertengahan perdagangan:
Indeks Utama: Straits Times Index Singapura telah melonjak 5,5% pada tengah hari setelah dibuka naik 8,2%. Nikkei Jepang naik 8,4%, TAIEX Taiwan telah melompat 9,2%, Kospi Korea Selatan telah naik 5,5%, dan ASX 200 Australia telah menguat 4,7% 🔝[1].
Kinerja Sektor: Saham teknologi memimpin pemulihan di seluruh kawasan, dengan perusahaan terkait semiconductor mencatatkan kenaikan dua digit. Sektor ini telah menjadi yang paling terpukul oleh kekhawatiran perang dagang tetapi kini paling banyak mendapat manfaat dari de-eskalasi 💻[1][9].
Volume & Partisipasi: Volume perdagangan secara signifikan meningkat di seluruh pasar Asia, mencerminkan aktivitas yang terlihat di pasar AS kemarin di mana sekitar 30 miliar saham berpindah tangan, menandai hari perdagangan paling aktif dalam 18 tahun 📊[10].
Data Ekonomi Asia: Pasar sebagian besar mengabaikan rilis data ekonomi hari ini, dengan fokus pada perkembangan geopolitik terkait perdagangan. Rally pemulihan ini terutama didorong oleh sentimen daripada indikator ekonomi fundamental 📈[1].
Setup Pra-Pasar Eropa 🇪🇺
Berikut yang akan dihadapi trader Eropa saat mereka memulai hari mereka:
Futures Eropa: Futures menunjukkan pembukaan yang kuat di seluruh indeks utama Eropa, berpotensi memulihkan sebagian besar kerugian yang dialami dalam sesi terakhir. Setelah jatuh tajam pada awal minggu ini, dengan FTSE 100 turun 9,86% dan DAX turun 2,96% per 9 April, pasar Eropa diposisikan untuk rebound yang substansial 📊[2].
Indikator Mata Uang: Euro telah stabil sekitar 1,0970 terhadap dolar setelah mundur dari resistance dekat 1,11. Stabilisasi ini menunjukkan bahwa pasar Eropa mungkin dibuka dengan kepercayaan diri meskipun volatilitas baru-baru ini 💶[9].
Katalis Berita Eropa: Saran Menteri Perdagangan bahwa UE mungkin menunda pembalasan tarifnya setelah pengumuman Trump memberikan sentimen positif tambahan untuk pasar Eropa. Selain itu, kesepakatan koalisi Jerman antara CDU/CSU dan SPD, mengakhiri kebuntuan politik yang panjang, dapat memberikan stabilitas lebih lanjut 🇩🇪[9].
Pre-Market Movers: Saham otomotif Eropa, yang sangat rentan terhadap kekhawatiran tarif, kemungkinan akan melihat rally pemulihan yang signifikan. Saham perbankan, yang juga mengalami tekanan, diposisikan untuk pemulihan seiring meredanya ketakutan resesi 🚗[8].
Korelasi Aset Utama 🔄
Hubungan Lintas Aset: Hubungan risk-on/risk-off tradisional telah menunjukkan dinamika yang menarik, dengan ekuitas dan emas sama-sama memperoleh kekuatan, menunjukkan bahwa investor optimis dengan hati-hati sambil mempertahankan lindung nilai terhadap volatilitas potensial ⚖️[4][9].
Perubahan Korelasi: Hubungan terbalik tipikal antara pasar ekuitas dan aset safe-haven seperti emas dan yen Jepang telah melemah, dengan emas mempertahankan kekuatan meskipun rally ekuitas, menunjukkan kehati-hatian mendasar yang persisten 🔄[4][9].
Koneksi Regional: Ekonomi berorientasi ekspor Asia seperti Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang menunjukkan pemulihan terkuat, menyoroti sensitivitas mereka terhadap kebijakan perdagangan AS dan menunjukkan pola serupa mungkin muncul di ekonomi Eropa yang bergantung pada ekspor 🌐[1].
Aliran Safe Haven: Sementara aset berisiko reli, mundurnya yang moderat dalam safe haven tradisional menunjukkan investor tidak sepenuhnya meninggalkan posisi defensif, mencerminkan ketidakpastian yang tetap ada tentang keberlanjutan gencatan senjata perdagangan 🏦[4][9].
Analisis Mata Uang & Komoditas 💱
Fokus Forex: Indeks Dolar AS melesat ke level 102,8 menyusul pengumuman jeda tarif Trump yang berhasil meredakan ketegangan perdagangan global, meski hanya sementara. Yen Jepang melemah seiring kembalinya selera risiko investor, dengan pasangan USDJPY sempat menembus level 147,00 💴[9].
Emas & Logam Mulia: Harga emas tetap tangguh di tengah gejolak pasar, dengan harga spot menguji level resistance sekitar $3.058. Ketangguhan ini didukung oleh pelemahan dolar dan permintaan yang konsisten terhadap aset safe-haven, meskipun pasar ekuitas sedang mengalami rally besar-besaran 🥇[4].
Pasar Energi: Sektor minyak menunjukkan pemulihan signifikan dari posisi terendahnya belakangan ini. Brent crude kembali bergerak di atas $65 per barel setelah sebelumnya terpuruk di bawah $60, sementara WTI naik melampaui $61. Pemulihan ini mencerminkan berkurangnya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global ⛽️[9].
Industri & Pertanian: Logam dasar mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, sejalan dengan menguatnya sentimen risk-on di pasar. Meredanya ancaman kenaikan tarif dalam waktu dekat memberikan dorongan positif bagi komoditas industri yang erat kaitannya dengan sektor manufaktur global 🏭[1][8].
Lanskap Cryptocurrency 🪙
Tren Bitcoin: Bitcoin menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah jatuh ke sekitar $75.699 pada 4 April, dengan sentimen risiko yang membaik hari ini berpotensi mendukung kenaikan lebih lanjut 📈[5].
Kinerja Altcoin: Pasar cryptocurrency yang lebih luas mendapat manfaat dari sentimen pasar global yang membaik, meskipun pemulihan tetap tentatif setelah volatilitas signifikan beberapa hari terakhir 🔄[5].
Crypto Fear & Greed: Pembacaan Bitcoin Fear and Greed Index 24 per 8 April menempatkan sentimen pasar dengan tegas di zona “Extreme Fear”, secara historis merupakan indikator kontrarian yang sering mendahului pemulihan pasar 😨[5].
Metrik On-Chain: Meskipun data on-chain spesifik tidak tersedia dalam hasil pencarian, pembacaan extreme fear biasanya bertepatan dengan berkurangnya aktivitas on-chain karena partisipan pasar mengadopsi pendekatan tunggu dan lihat 📊[5].
Analisis Options & Sentimen 📊
Unusual Options Activity: Setelah periode volatilitas ekstrem di mana VIX mencapai puncak 45,31 pada 4 April, pasar options kemungkinan melihat pergeseran signifikan dalam positioning karena trader menyesuaikan diri dengan rally pemulihan 📈[8].
Indikator Risk Appetite: Pemulihan pasar ekuitas yang dramatis menunjukkan pergeseran cepat dalam risk appetite, meskipun kekuatan berkelanjutan dalam emas menunjukkan bahwa investor mempertahankan lindung nilai terhadap volatilitas potensial ⚡️[4][8].
Volatility Surface: Indeks VIX, yang telah melonjak ke level tertingginya sejak awal pandemi COVID, kemungkinan mengalami kontraksi tajam hari ini, mencerminkan kecemasan pasar yang berkurang setelah pengumuman jeda tarif Trump 📉[8].
Pembacaan Sentimen: Sentimen pasar telah berayun dari pesimisme ekstrem ke optimisme hati-hati dalam hitungan jam, meskipun kehati-hatian mendasar tetap ada sebagaimana dibuktikan oleh permintaan yang berkelanjutan untuk aset safe-haven 🔄[4][5][8].
Analisis ETF & Likuiditas 💰
Aliran ETF Asia: Volume perdagangan ETF Asia secara signifikan meningkat, terutama di sektor teknologi dan berorientasi ekspor yang paling mendapat manfaat dari jeda tarif 📊[7].
Pre-Market ETF Eropa: ETF Eropa kemungkinan akan melihat inflow yang kuat pada pembukaan pasar, terutama di sektor yang paling rentan terhadap kekhawatiran tarif, seperti otomotif, barang mewah, dan teknologi 💼[2].
Fixed Income ETFs: ETF obligasi mungkin mengalami outflow sedang karena sentimen risk-on mengurangi permintaan untuk aset safe-haven, meskipun efeknya kemungkinan akan dimoderasi oleh kehati-hatian yang berkelanjutan tentang keberlanjutan gencatan senjata perdagangan 📝[3].
Likuiditas Pasar: Kondisi likuiditas telah membaik secara signifikan dibandingkan dengan kondisi stres yang terlihat pada awal minggu ini, dengan volume perdagangan tinggi menunjukkan partisipasi pasar yang kuat di seluruh kelas aset 💧[7][10].
Fokus Indonesia 🇮🇩
IHSG Tengah Sesi: Bursa saham Jakarta melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut menikmati euforia rally regional, meski dengan kenaikan yang lebih moderat dibandingkan pasar Asia Utara. Hal ini mencerminkan posisi Indonesia yang cenderung lebih terlindungi dari gejolak ketegangan perdagangan global saat ini 📊[6].
Analisis Rupiah: Mata uang Rupiah menunjukkan tanda-tanda penguatan terhadap mata uang utama dunia hari ini. Penguatan ini didorong oleh membaiknya sentimen risiko global dan meredanya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dunia 💴[6].
Update Ekonomi: Meski data ekonomi spesifik Indonesia tidak terlalu disorot dalam pembahasan global, namun sentimen pasar yang membaik dan berkurangnya ancaman eskalasi perang dagang memberikan angin segar bagi sektor-sektor berorientasi ekspor di Tanah Air 📈[6].
Dampak Global: Mundurnya ancaman kenaikan tarif dalam waktu dekat memberikan keuntungan signifikan bagi ekspor komoditas Indonesia. Meski demikian, ketegangan perdagangan yang masih berlangsung antara AS dan China tetap menjadi faktor risiko yang perlu diwaspadai dalam rantai pasok regional 🌏[1][6].
Saham yang Perlu Diperhatikan 👀
Untuk saham Asia:
- Perusahaan semiconductor seperti SMIC (+10,5%) memimpin kenaikan karena sektor teknologi pulih dengan kuat dari kekhawatiran perang dagang 💻[9].
- Perusahaan teknologi konsumen termasuk Xiaomi (+8,6%) dan Kuaishou Tech (+1,9%) melihat kenaikan kuat karena kepercayaan investor kembali ke sektor pertumbuhan 📱[9].
- Saham konsumen China seperti China Resources Beer (+6,8%) dan Mixue Group (+7,5%) berkinerja lebih baik karena konsumsi domestik tetap tangguh meskipun tekanan eksternal 🛒[9].
Untuk saham Eropa:
- Produsen otomotif Eropa akan menjadi fokus karena mereka mendapat manfaat signifikan dari jeda tarif 🚗.
- Pemasok hardware teknologi dengan eksposur ke rantai pasokan Asia diposisikan untuk kenaikan kuat 🔌.
- Saham perbankan mungkin melihat rally pemulihan karena ketakutan resesi mereda dan yield curve menormalisasi 🏦[2][8].
Penilaian Risiko ⚠️
Risiko Pasar Saat Ini: Meskipun ancaman langsung eskalasi tarif telah berkurang, jeda 90 hari menciptakan tenggat waktu baru yang mungkin menjadi fokus kecemasan pasar saat mendekati. Selain itu, peningkatan tarif pada China menjadi 125% merepresentasikan eskalasi signifikan dari ketegangan bilateral 📅[1][3].
Kerentanan Regional: Ekonomi yang bergantung pada ekspor baik di Asia maupun Eropa tetap rentan terhadap evolusi jangka panjang dari kebijakan perdagangan AS, terutama saat jendela 90 hari berlangsung 🌍[1][8].
Sinyal Peringatan: Kekuatan berkelanjutan dalam harga emas meskipun rally ekuitas menunjukkan kehati-hatian persisten di antara investor. Sifat sementara dari jeda tarif berarti ketidakpastian mendasar tetap belum diselesaikan ⚠️[4].
Faktor Stabilisasi: Kebijakan bank sentral tetap akomodatif secara global, memberikan latar belakang yang mendukung untuk aset berisiko. Pemulihan pasar yang dramatis menunjukkan ketahanan kepercayaan investor ketika ketidakpastian kebijakan dikurangi 🏦[8][9].
Kalender & Earnings 📅
Kalender Ekonomi Hari Ini: Data CPI AS akan dirilis hari ini, memberikan wawasan penting tentang tekanan inflasi yang dapat memengaruhi kebijakan Federal Reserve. Klaim pengangguran mingguan juga akan diperhatikan dengan cermat untuk tanda-tanda kekuatan pasar tenaga kerja 📊[4][8].
Laporan Earnings: CarMax (KMX) dijadwalkan untuk melaporkan earnings hari ini, sementara besok akan melihat institusi keuangan besar termasuk JPMorgan Chase (JPM), Morgan Stanley (MS), Wells Fargo (WFC), Bank of New York Mellon (BK), dan BlackRock (BLK) melaporkan hasil kuartal mereka 💼[9].
Central Bank Watch: Risalah rapat FOMC yang dirilis kemarin dan pidato mendatang oleh pejabat Fed termasuk Goolsbee akan diteliti untuk wawasan tentang penilaian bank sentral terhadap volatilitas pasar baru-baru ini dan ketegangan perdagangan 🏛️[8][9].
Peristiwa Geopolitik: Pasar akan tetap sensitif terhadap perkembangan lebih lanjut dalam hubungan perdagangan AS-China, terutama tindakan balasan dari China sebagai respons terhadap peningkatan tarif 🌐[1][9].
Strategi & Wawasan Pasar 🧠
Tema Dominan Hari Ini: Pembalikan dramatis yang kita saksikan di pasar menegaskan betapa kuatnya pengaruh kebijakan perdagangan terhadap sentimen global. Meski rally pemulihan terlihat sangat menjanjikan, perlu diingat bahwa sifat jeda tarif yang hanya sementara ini berpotensi memicu kembalinya volatilitas saat batas waktu 90 hari semakin mendekat ⏱️[1][3][10].
Gambaran Teknikal: Lonjakan kuat pada indeks-indeks utama telah berhasil mengembalikan sebagian besar kerugian akibat sell-off belakangan ini, dengan banyak pasar kembali menembus level-level teknikal kuncinya. Namun, cepatnya proses penurunan dan pemulihan mengindikasikan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan kebijakan 📈[8].
Peluang Sektor: Saham-saham teknologi, terutama di subsektor semiconductor, tampil sebagai pemimpin pemulihan di berbagai kawasan. Sektor-sektor berorientasi ekspor yang tadinya paling rentan terhadap kekhawatiran tarif justru kini menunjukkan rebound paling signifikan 🔍[1][9].
Setup Trading: Gejolak pasar yang ekstrem telah menciptakan berbagai peluang potensial pada saham-saham berkualitas yang sebelumnya mengalami oversold dan kini mulai pulih. Namun, kondisi pasar yang masih bergejolak mengharuskan investor untuk berhati-hati dalam menentukan ukuran posisi dan tetap waspada terhadap risiko perubahan sentimen yang masih tinggi 📉📈[4][5][8].
Saat 10 April 2025 berlangsung, pasar mengalami pemulihan luar biasa dari apa yang telah berkembang menjadi koreksi signifikan. Jeda tarif 90 hari telah memberikan bantuan sementara, tetapi ketegangan perdagangan yang mendasari, terutama antara AS dan China, tetap belum terselesaikan. Investor harus melihat pemulihan ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kembali portofolio dan memastikan keseimbangan yang tepat antara peluang pertumbuhan dan posisi defensif saat kita menavigasi apa yang menjanjikan periode volatile ke depan.
Daftar Referensi 📚
- [1] Singapore stock index up 5.5% at midday as Asia markets stage relief rally on Trump tariff pause https://www.straitstimes.com/business/companies-markets/asia-stock-markets-rebound-in-relief-rally-after-trump-announces-90-day-tariff-pause
- [2] Premarket | Futures | Pre-market Trading – Markets Insider https://markets.businessinsider.com/premarket
- [3] S&P 500 futures fall after historic rally on Trump’s tariff walkback https://www.cnbc.com/2025/04/09/stock-market-today-live-updates.html
- [4] Gold Price Forecast April 2025: XAU Prices surged during Asian … https://cfi.trade/en/lb/blog/commodities/gold-price-forecast-april-2025-xau-prices-surged-during-asian-session
- [5] Fear and Greed Index Signals Extreme Fear – Bitrue https://www.bitrue.com/blog/fear-greed-index-extreme-fear-buying-opportunity
- [6] Indonesia Stock Market (JCI) – Quote – Chart – Historical Data – News https://tradingeconomics.com/indonesia/stock-market
- [7] Solving the liquidity and execution challenge in Asia https://www.tradeweb.com/newsroom/media-center/in-the-news/solving-the-liquidity-and-execution-challenge-in-asia/
- [8] Weekly market recap & what’s ahead – 7 April 2025 – Saxo Bank https://www.home.saxo/en-sg/content/articles/macro/weekly-market-recap-and-what-s-ahead—7-april-2025-07042025
- [9] Global Market Quick Take: Asia – April 10, 2025 – Saxo Bank https://www.home.saxo/en-sg/content/articles/macro/global-market-quick-take-asia–april-10-2025-10042025
- [10] Stock market today: Live updates – CNBC https://www.cnbc.com/2025/04/08/stock-market-today-live-updates-.html
Disclaimer ⚠️
PERHATIAN: Artikel ini bukan merupakan nasihat finansial. Jika Anda seorang Muslim, Anda harus memeriksa kesesuaian dengan prinsip Syariah terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan investasi. Karena artikel ini ditulis dengan bantuan AI, data dan analisis yang disajikan dapat tidak akurat atau bahkan keliru. Anda sangat disarankan untuk melakukan penelitian mandiri (DYOR – Do Your Own Research) sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Tinggalkan komentar