Berita Mingguan – Sektor Halal Indonesia – 12 April 2025

Indonesia tengah mencapai kemajuan signifikan dalam pengembangan industri halal melalui inisiatif sertifikasi gratis dan strategi pertumbuhan ekonomi yang komprehensif. Langkah-langkah ini memposisikan Indonesia sebagai calon hub halal global yang menjanjikan, sekaligus memperkuat jaringan kemitraan baik di dalam negeri maupun internasional.

Perkembangan Berita Utama 📰

BPJPH Membuka 1 Juta Sertifikasi Halal Gratis untuk Usaha Mikro dan Kecil 📝

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membuka kuota 1 juta sertifikasi halal gratis (SEHATI) untuk usaha mikro dan kecil se-Indonesia pada tahun 2025. 🎉 Inisiatif yang diumumkan pada 11 April ini dirancang untuk mendongkrak daya saing pelaku usaha kecil baik di pasar domestik maupun global.

Dalam pengumumannya, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengajak para pengusaha yang memenuhi syarat untuk tidak menunda kesempatan ini. “Mulai hari ini, para pengusaha kecil dapat mendaftarkan produk mereka untuk sertifikasi halal gratis menggunakan kuota 1 juta sertifikat halal gratis yang telah kami siapkan tahun ini,” ujarnya. [2]

Program ini menawarkan beberapa keuntungan bagi usaha kecil, di antaranya pendampingan gratis dari 115.450 Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang tersebar di seluruh Indonesia, bebas biaya sertifikasi, pembenahan administrasi bisnis, dan nilai tambah ekonomis bagi produk mereka. Distribusi kuota dilakukan bertahap, dengan 50.000 sertifikat telah dibuka pada 19 Maret 2025, disusul 470.000 pada 11 April 2025, sementara sisa kuota akan diumumkan pada waktu mendatang. [2]

Industri Halal sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi 8% 📈

Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH, meyakini industri halal akan menjadi pilar utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Keyakinan ini disampaikannya saat meresmikan Asy-Syafi’iyah Halal Center di Jakarta Timur pada 8 Januari 2025.

“Dengan potensi besar ekosistem halal kita, saya optimis bahwa industri halal akan memainkan peran penting dalam mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2028-2029,” ungkap Hasan. [1]

Optimisme ini didukung data Indonesia Halal Markets Report 2021/2022 yang menunjukkan bahwa ekonomi halal berpotensi meningkatkan GDP Indonesia sekitar USD 5,1 miliar atau sekitar Rp72,9 triliun per tahun melalui peluang ekspor dan investasi. Posisi Indonesia sebagai negara dengan sekitar 230 juta penduduk Muslim menjadikannya pasar konsumen halal terbesar di dunia. [1]

PKL Kota Malang Didorong Dapatkan Sertifikasi Halal 🍽️

Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Malang kini didorong untuk melengkapi dokumentasi legal mereka, termasuk sertifikasi halal. Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 400.000 kuota sertifikasi halal gratis melalui BPJPH yang tersedia secara nasional.

Susiati, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Malang, menekankan manfaat sertifikasi halal, terutama bagi pelaku usaha kuliner. Menurutnya, sertifikasi ini membuka akses ke berbagai program dukungan pemerintah dan meningkatkan posisi tawar di pasar. [3]

“Bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau pedagang kaki lima yang ingin mengurus sertifikasi ini, saya siap membantu di kantor APKLI. Silakan datang ke Jalan Mayjend Sungkono Gang 8, Kedungkandang,” ujar Susiati yang menawarkan pendampingan selama proses aplikasi. [3]

Menteri Industri Arab Saudi akan Mengunjungi Indonesia untuk Memperkuat Kerjasama 🇸🇦🤝🇮🇩

Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Bandar Al-Khorayef, dijadwalkan untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral, khususnya di sektor industri dan pertambangan. 🏭 Arab Saudi menganggap Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Tenggara, dengan perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai lebih dari US$ 6 miliar pada tahun 2023. [4]

Pada Desember 2023, Indonesia dan Arab Saudi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai jaminan produk halal dan pengakuan sertifikasi halal. 📜 Perjanjian ini bertujuan untuk menyelaraskan standar, menyederhanakan proses sertifikasi, dan memperluas akses bagi produsen halal Indonesia ke pasar Arab Saudi dan negara-negara GCC. [4]

Kolaborasi Antara ISTN, PII, dan BPJPH untuk Memperkuat Ekosistem Industri Halal 🤝🔄

Wakil Kepala BPJPH, Afriansyah Noor, menerima delegasi dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di kantor BPJPH pada 13 Februari 2025. 🏢 Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi kerjasama dalam pengembangan Jaminan Produk Halal (JPH). [5]

Afriansyah menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen industri halal dunia, dan oleh karena itu, BPJPH sebagai badan halal nasional harus berada di garis depan pengembangan ekosistem halal. “Ini yang mendorong kami untuk terus menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ISTN dan PII,” katanya. [5]

KWE Memperoleh Sertifikasi Halal BPJPH di Indonesia 🏭🚚

Pada Desember 2024, PT. Kintetsu World Express Indonesia (KWE Indonesia) dan PT. Kintetsu Logistics Indonesia memperoleh sertifikasi Halal dari BPJPH untuk layanan pergudangan dan transportasi mereka. 📦 Berita ini dilaporkan pada 7 April 2025. Sertifikasi BPJPH di Indonesia diakui sebagai sertifikasi yang diterima secara global, bersama dengan sertifikasi JAKIM di Malaysia. [6]

Sertifikasi ini diakui secara bersama oleh sekitar 60 organisasi sertifikasi di berbagai negara, termasuk Jepang, memungkinkan produk bersertifikat untuk didistribusikan secara internasional tanpa memerlukan sertifikasi terpisah. 🌎 Dengan satu dari empat orang di seluruh dunia mengidentifikasi diri sebagai Muslim, pasar Halal berkembang pesat, menciptakan kebutuhan akan sistem penyimpanan, pengelolaan, dan pendidikan yang didedikasikan untuk produk Halal. [6]

MUI Mengirim Undangan Resmi kepada Presiden Prabowo Subianto untuk Halal Bihalal 📨🤵

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah secara resmi mengirimkan undangan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara Halal Bihalal MUI 2025. 📅 Acara tersebut akan diselenggarakan pada Kamis, 24 April 2025, di Asrama Haji di Pondok Gede, Jakarta Timur, dengan tema: “Memperkuat Peran Ulama dan Pemimpin untuk Memperkuat Persaudaraan dan Moral Nasional.” [7]

“Undangan Halal Bihalal MUI 2025 telah secara resmi disampaikan. Kami sangat berharap Presiden Prabowo Subianto berkenan hadir,” kata Ketua Panitia Pengarah Halal Bihalal MUI 2025, Buya Amirsyah Tambunan, pada Jumat (11/4/2025). [7]

Kementerian Pekerjaan Umum Mengadakan Halal Bihalal dengan Karyawan 🏛️👷‍♂️

Pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran/Idul Fitri 1446 H 2025, Kementerian Pekerjaan Umum mengadakan acara Halal Bihalal di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum pada Selasa (8/4/2025). 🎉 Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, didampingi istrinya, Irma Hermawati, dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, serta pejabat senior di lingkungan Kementerian. [8]

Menteri Dody menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan Kementerian Pekerjaan Umum, terutama yang berada di kantor regional yang mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. 🛣️ [8]

HIMALO Menyelenggarakan Acara Halal Bihalal dan Promosi Budaya 🎭🤝

Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) bekerja sama dengan organisasi Sasak lainnya akan mengadakan halal bihalal dan “begawe” (perayaan) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta pada 27 April 2025. 🎊 Ketua HIMALO H. Karman menyatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk memperkuat ikatan di antara penduduk diaspora Lombok di daerah lain. [9]

Acara yang akan berlangsung di TMII ini juga akan mencakup kegiatan untuk mempromosikan pariwisata NTB. 🏝️ Uniknya, halal bihalal HIMALO tahun ini akan berfokus pada pengenalan tradisi pernikahan tradisional Sasak, dengan sekitar seribu peserta mengenakan pakaian tradisional Sasak. [9]

MTC Mengadakan Acara Halal Bihalal dengan Komponen Amal 🤲💰

Keluarga Malang Tahes Club (MTC) mengadakan acara Halal Bihalal yang hangat dan inklusif yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting termasuk pengusaha, personel militer, kepala daerah, dan tokoh masyarakat di Reagent’s Park Hotel Malang pada Jumat (11/4/2025). 🌟 [10]

Sebelum acara dimulai, MTC mengadakan upacara donasi untuk masyarakat kurang mampu pada acara halal bihalal tersebut. 💝 Donasi tersebut berasal dari kontribusi dari semua anggota MTC yang secara rutin menyertakan pemberian amal untuk komunitas kurang mampu dalam kegiatan mereka. [10]

Kesimpulan 🌟

Industri halal Indonesia tengah mengalami momentum pertumbuhan yang signifikan, ditandai dengan inisiatif strategis pemerintah seperti program satu juta sertifikasi halal gratis bagi usaha kecil. 🚀 Penempatan sektor halal sebagai penggerak ekonomi mencerminkan komitmen nasional untuk mencapai target pertumbuhan 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Penguatan kerjasama internasional, khususnya dengan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, menempatkan Indonesia pada jalur yang tepat untuk menjadi hub halal global. Bersamaan dengan itu, berbagai program domestik yang ditujukan bagi UMKM dan PKL turut memperkuat ekosistem halal dari dalam.

Kemajuan dalam sertifikasi sektor logistik dan pergudangan melengkapi gambaran pendekatan komprehensif Indonesia dalam membangun ekosistem halal yang tangguh di berbagai sektor ekonomi. 🌏 Dengan potensi pasar konsumen Muslim terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memimpin ekonomi halal global di masa depan.

Daftar Pustaka:

Disclaimer: Artikel ini bukan merupakan nasihat finansial. Jika Anda seorang Muslim, sebaiknya periksa kesesuaian dengan prinsip Syariah terlebih dahulu. Karena artikel ini ditulis dengan bantuan AI, data dan analisis yang disajikan mungkin tidak akurat atau keliru, oleh karena itu disarankan untuk melakukan penelitian Anda sendiri (DYOR – Do Your Own Research).


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar