Berita Mingguan – Sektor Pangan – 13 April 2025

Industri pangan sedang mengalami gelombang konsolidasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bersamaan dengan perubahan regulasi besar, menciptakan lanskap baru dimana skala dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci kelangsungan bisnis. Beberapa hari terakhir telah menyaksikan pengumuman merger signifikan, termasuk pembentukan koperasi susu terbesar di Eropa, disertai perubahan regulasi yang luas yang memengaruhi segala hal dari tarif hingga pengawasan keamanan pangan. 🔍

Perkembangan ini terjadi di tengah pengurangan tenaga kerja pemerintah yang substansial, khususnya di FDA dan HHS, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius tentang pengawasan regulasi sementara industri terus bergulat dengan tuntutan keberlanjutan, tantangan rantai pasokan, dan preferensi konsumen yang terus berevolusi. 🌱

Konsolidasi Industri Besar 🤝

Arla Foods dan DMK Group Mengumumkan Merger Bersejarah

Pada 8 April 2025, Arla Foods dan DMK Group mengumumkan niat mereka untuk melakukan merger, menciptakan koperasi susu terkuat di Eropa. 🐄 Kemitraan strategis ini menyatukan lebih dari 12.000 petani dengan target combined pro forma revenue sebesar 19 miliar euro[1].

Merger ini merepresentasikan penyatuan nilai-nilai bersama dan kekuatan yang saling melengkapi yang akan membentuk masa depan produksi dan inovasi susu di Eropa maupun secara global. Konsolidasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan koperasi dalam menjamin harga susu yang menguntungkan bagi pemilik-petaninya sekaligus memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi portofolio produk dan posisi pasar[1].

Greencore Mengakuisisi Bakkavor dalam Deal Senilai £1,2 Miliar

Dalam perkembangan konsolidasi industri penting lainnya, Greencore mengumumkan pada 4 April 2025 akuisisi Bakkavor seharga £1,2 miliar, menciptakan bisnis makanan UK dengan combined revenue mencapai £4 miliar[2]. Deal ini terjadi setelah Bakkavor sebelumnya menolak dua tawaran dari Greencore, termasuk proposal senilai £1,1 miliar pada Maret[2].

Akuisisi ini diperkirakan akan mengubah lanskap pasar grocery ready-to-eat, dengan dampak signifikan pada supermarket, pemasok pesaing, dan dinamika kompetisi di sektor tersebut. Kedua perusahaan merupakan pemasok utama untuk retailer UK, dengan Greencore berfokus pada sandwich, salad, dan produk food-to-go, sementara Bakkavor memproduksi makanan siap saji, roti, pizza, dip, dan salad[2].

Perkembangan Regulasi dan Kebijakan 📋

Update Tarif April 2025 Berdampak pada Produsen Makanan

Administrasi Trump mengumumkan tarif dan rate baru pada 2 April 2025, dengan implikasi luas bagi produsen makanan[3]. Penyesuaian ini secara langsung mempengaruhi biaya bahan baku impor, material kemasan, dan peralatan esensial untuk produksi makanan.

Perubahan mencakup kenaikan tarif untuk produk pertanian dan makanan impor tertentu, yang membuat biaya produksi meningkat, sambil menurunkan tarif untuk alternatif domestik guna mendorong sourcing lokal. Dampak pada perdagangan regional, terutama terkait impor dari China, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa, diprediksi akan memaksa banyak perusahaan makanan untuk meninjau ulang strategi sourcing mereka[3].

Pengurangan Tenaga Kerja Besar-besaran di HHS dan FDA ⚠️

Pada 31 Maret 2025, 10.000 pekerja kesehatan diberhentikan dari Department of Health and Human Services, yang berdampak pada berbagai fungsi termasuk pengawasan keamanan pangan[4]. Pengurangan ini, ditambah dengan 10.000 pemutusan hubungan kerja sebelumnya, telah mengosongkan banyak unit penting, termasuk tim yang fokus pada pengujian makanan, peralatan medis, dan pencegahan penyakit menular.

Program Human Foods FDA kehilangan lebih dari 250 anggota staf, termasuk personel yang mendukung respons terhadap flu burung. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang kemampuan lembaga untuk menjalankan misi pengawasan keamanan pangan dengan efektif[4].

FDA Memperpanjang Tenggat Waktu Kepatuhan Aturan Ketertelusuran Pangan

FDA telah menyetujui perpanjangan 30 bulan untuk Food Traceability Final Rule, memberikan industri waktu tambahan di luar tenggat waktu awal Januari 2026 untuk memenuhi persyaratan ketertelusuran yang lebih ketat[4].

Meskipun memperpanjang jangka waktu implementasi, FDA menegaskan bahwa substansi persyaratan tidak akan berubah, karena aturan ini “akan memungkinkan identifikasi dan penarikan makanan terkontaminasi dari pasar secara lebih cepat, sehingga mengurangi penyakit dan kematian akibat makanan.” Regulasi ini, yang ditetapkan pada 2022 sesuai dengan Food Safety Modernization Act, mewajibkan standar pencatatan yang lebih tinggi bagi entitas domestik dan asing yang memproduksi makanan untuk konsumsi di Amerika Serikat[4].

Inisiatif Keberlanjutan dan Inovasi 🌱

Industri Makanan Hewan Peliharaan Merangkul Keberlanjutan 🐾

Berdasarkan laporan pada 11 April 2025, keberlanjutan kini menjadi aspek krusial di seluruh rantai nilai makanan hewan peliharaan[5]. Seminar prakonferensi Petfood Essentials 2025 untuk Petfood Forum yang akan diselenggarakan pada 28 April di Kansas City akan berfokus pada implementasi strategi keberlanjutan yang efektif bagi perusahaan di industri ini.

Allison Reser, direktur keberlanjutan dan inovasi di Pet Sustainability Coalition, akan memberikan keynote yang memandu peserta dalam pengembangan program keberlanjutan, strategi mendapatkan dukungan internal, dan penyusunan roadmap yang selaras dengan tujuan bisnis inti. Industri ini semakin menyadari bahwa inisiatif keberlanjutan harus mengatasi tantangan dalam proses yang intensif energi seperti pengeringan, sourcing bahan alternatif, serta komunikasi yang transparan kepada konsumen mengenai klaim keberlanjutan[5].

Peluncuran Produk Makanan dan Minuman Baru Berfokus pada Kesehatan dan Kesenangan 🍦

Selama minggu 7-11 April 2025, industri pangan menyaksikan beberapa peluncuran produk inovatif yang merespons tren preferensi konsumen terkini[6]. Two Spoons Creamery meluncurkan es krim tinggi protein pertama tanpa tambahan gula dan kompatibel dengan program GLP-1, dengan kandungan 30g protein per wadah dan pemanis allulose sebagai pengganti gula.

Di sisi lain, Graeter’s Ice Cream berkolaborasi dengan New Riff Distilling menghadirkan es krim infusi bourbon dengan pecan berglazur whiskey dan choco chips hitam yang diinfuskan dengan bourbon single-barrel. Kedua inovasi ini mencerminkan dualitas permintaan pasar kontemporer: produk yang mendukung gaya hidup sehat dan pengalaman kuliner premium[6].

Keamanan Pangan Global dan Perdagangan 🌍

Green Paper Australia Menyerukan Prioritas Keamanan Pangan

Green Paper yang dirilis pada 7 April 2025 mengajak Australia untuk memprioritaskan keamanan pangan dengan urgensi setara keamanan nasional di tengah meningkatnya ketidakstabilan global[7]. Disusun oleh Andrew Henderson dan John Coyne, laporan ini memperingatkan bahwa sektor pertanian Australia menghadapi tantangan berat akibat ketegangan geopolitik, perubahan iklim, krisis air, dan disrupsi teknologi.

Meskipun Australia mampu memproduksi pangan untuk mencukupi kebutuhan lebih dari 70 juta orang secara global, para penulis berpendapat bahwa pendekatan kebijakan konvensional tidak lagi memadai menghadapi perubahan lingkungan yang begitu cepat. Dokumen ini mengajukan 14 rekomendasi kebijakan strategis, termasuk sentralisasi koordinasi dengan tetap mendesentralisasi implementasi program kesiapsiagaan[7].

Enam Usulan Perubahan Farm Bill Diperkenalkan di Kongres A.S.

Di tengah ketidakpastian tentang pengesahan farm bill tahun ini, anggota legislatif dari kedua kamar Kongres A.S. mengajukan sejumlah marker bills sepanjang 1-10 April 2025, yang menyentuh berbagai aspek penting seperti akses lahan, konsentrasi industri daging, regulasi kesejahteraan hewan di tingkat negara bagian, dan asuransi tanaman[8].

Proposal utama meliputi Food Security and Farm Protection Act, yang akan membatalkan Proposisi 12 California yang melarang penjualan daging babi dari peternakan dengan kandang sempit, serta New Producer Economic Security Act yang bertujuan menciptakan program USDA untuk membantu petani muda dan baru dalam mengakses lahan, kredit, dan modal. Marker bills ini menjadi instrumen penting bagi kelompok advokasi dan anggota Kongres dalam membangun dukungan atau oposisi menjelang negosiasi farm bill[8].

Telangana Mengumumkan Investasi Rs 16.000 Crore untuk Sektor Pemrosesan Pangan dan Pertanian

Pada 12 April 2025, Duddilla Sridhar Babu, Menteri IT, Elektronik & Komunikasi, Industri & Perdagangan Telangana, meluncurkan poster untuk Food A’Fair 2025, pameran perdagangan global tiga hari yang akan diselenggarakan mulai 12 Juni di Hyderabad[9].

Dalam pengumuman tersebut, Menteri mengungkapkan investasi bernilai ₹15.919 crore (sekitar ₹16.000 crore) yang sedang dalam berbagai tahap implementasi di sektor pengolahan pangan dan pertanian Telangana. Negara bagian ini telah mengembangkan 14 Special Food Processing Zones dengan luas lebih dari 7.150 acre dan berhasil mendirikan 6.873 unit pemrosesan makanan mikro yang didukung melalui capital grants dan bantuan komprehensif. Pameran ini akan menjadi platform strategis bagi produsen makanan, pengolah, pengemas, koki, dan inovator kuliner untuk memamerkan kreasi terbaru dan bertukar ide[9].

Kesimpulan 🎯

Industri pangan sedang mengalami perubahan transformatif yang didorong oleh konsolidasi signifikan, pergeseran regulasi, dan peningkatan fokus pada keberlanjutan dan inovasi. Merger Arla-DMK dan akuisisi Greencore-Bakkavor menyoroti tren menuju entitas yang lebih besar dan lebih tangguh yang lebih baik diposisikan untuk menavigasi tantangan global. Pada saat yang sama, perubahan regulasi, terutama pengurangan tenaga kerja substansial di FDA dan HHS, menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas pengawasan bahkan ketika alat baru seperti database Chemical Contaminants Transparency dikembangkan. Saat industri menavigasi perubahan ini, penekanan pada keberlanjutan, keamanan pangan, dan inovasi menunjukkan lanskap yang berkembang di mana kemampuan beradaptasi dan pandangan strategis ke depan akan menjadi penting untuk kesuksesan. Perusahaan yang dapat menyeimbangkan keuntungan skala dengan daya tanggap terhadap tuntutan konsumen untuk kesehatan, keberlanjutan, dan transparansi kemungkinan akan muncul sebagai pemimpin di lingkungan yang dinamis ini.

Daftar Pustaka 📚

Disclaimer ⚠️

Artikel ini bukan merupakan nasihat finansial (financial advice). Bagi yang beragama Islam, disarankan untuk memeriksa kesesuaian dengan prinsip Syariah terlebih dahulu. Karena penulisan artikel ini dibantu dengan AI, data dan analisis yang disajikan dapat tidak akurat atau salah. Pembaca diharapkan untuk melakukan riset mandiri (DYOR – Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan.


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar