Berita Mingguan – Sektor Utilitas – 13 April 2025

Kesimpulan Utama: 📊 Meskipun biaya utilitas konsumen meningkat di berbagai pasar, investasi di bidang energi terbarukan terus mengalami percepatan, menunjukkan komitmen industri terhadap transisi energi walaupun kekhawatiran tentang keterjangkauan harga semakin meningkat.

Perkembangan Terbaru Sektor Utilitas 🔎

1. Kenaikan Energy Price Cap di Inggris Raya 📈

Energy price cap di Inggris Raya naik sebesar 6,4% pada April 2025, mendorong tagihan tahunan rata-rata untuk konsumsi tipikal menjadi £1.849, naik dari £1.738 pada kuartal sebelumnya. Ini berarti kenaikan tahunan sebesar £111 untuk rumah tangga rata-rata. Menurut data Ofgem, harga unit gas akan naik sebesar 10,3% dan listrik sebesar 8,7%, sementara standing charges akan turun 12% untuk listrik tetapi naik 3% untuk gas[1]. Meskipun belakangan ini terjadi penurunan, tagihan energi tetap 52% lebih tinggi dibandingkan musim dingin 2021/22, mencerminkan tantangan keterjangkauan yang masih dihadapi konsumen[1].

2. Trump Menerbitkan Executive Order untuk Memblokir Kebijakan Iklim Negara Bagian 🏛️

Pada 8 April 2025, Presiden AS Donald Trump menandatangani executive order yang bertujuan untuk memblokir penerapan undang-undang negara bagian yang dirancang untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menangani perubahan iklim[2]. Perintah tersebut mengarahkan Jaksa Agung AS untuk mengidentifikasi undang-undang negara bagian yang berkaitan dengan perubahan iklim, inisiatif ESG, keadilan lingkungan, dan emisi karbon, serta mengambil langkah-langkah untuk menghambatnya[2]. Administrasi secara khusus menargetkan peraturan di New York dan Vermont yang memberlakukan penalti terhadap perusahaan bahan bakar fosil, sistem cap-and-trade di California, dan tindakan hukum oleh negara bagian yang berupaya meminta pertanggungjawaban perusahaan energi atas kontribusi mereka terhadap pemanasan global[2].

3. Proyek Hornet Solar 600 MW Vesper Energy Mulai Beroperasi 🌞

Vesper Energy merayakan operasi komersial proyek unggulan mereka, Hornet Solar di Swisher County, Texas, dengan upacara pemotongan pita pada 10 April 2025[3]. Dengan lebih dari 1,36 juta modul surya yang membentang lebih dari enam mil persegi, Hornet Solar menjadi salah satu proyek solar fase tunggal terbesar di Amerika, mampu menghasilkan 600 MWac energi bersih[3]. Proyek ini diperkirakan akan menghasilkan lebih dari $100 juta pendapatan pajak baru untuk Swisher County selama masa operasinya, mendukung pembangunan ekonomi lokal dan infrastruktur[3].

4. Ghana Mengumumkan Kenaikan Tarif Utilitas yang Signifikan 💰

Public Utilities Regulatory Commission Ghana mengumumkan pada 11 April 2025 penyesuaian tarif listrik sebesar 14,75% dan tarif air sebesar 4,02% untuk semua kategori konsumen[4]. Komisi menjustifikasi kenaikan ini sebagai bagian dari mekanisme peninjauan tarif triwulanan, dengan mempertimbangkan empat variabel utama: nilai tukar Cedi/dolar AS, inflasi, bauran pembangkit listrik, dan biaya bahan bakar[4]. Ini merupakan kenaikan harga utilitas besar kedua dalam kurang dari setahun, dengan total kenaikan kumulatif mencapai 18,97% untuk listrik dan 5,20% untuk air sejak pertengahan 2024[4].

5. Global Renewable Energy Summit Menampilkan Inovasi dalam Energi Bersih 🌐

Sungrow menyelenggarakan Global Renewable Energy Summit 2025 dari 7-9 April dengan tema “Innovation that Inspires Sustainability”, menghadirkan para ahli global dan mitra industri[5]. Summit ini menampilkan peluncuran beberapa inovasi utama, termasuk 1+X 2.0 Modular Inverter untuk aplikasi skala utilitas dan PowerStack 255CS liquid-cooled energy storage system untuk pasar komersial dan industri[5]. Sungrow juga merilis white paper tentang teknologi grid-forming, menekankan kemajuan penting untuk menjaga stabilitas grid seiring meningkatnya penggunaan energi terbarukan[5].

6. Palm Coast Menerapkan Kenaikan Tarif Air dan Saluran Pembuangan Sebesar 8% 💧

Kota Palm Coast, Florida mulai menerapkan fase pertama rencana penyesuaian tarif utilitas multi-tahun pada April 2025, dengan kenaikan 8% untuk layanan air dan pembuangan[6]. Kenaikan ini merupakan bagian dari rencana strategis yang lebih luas yang mencakup kenaikan 8% lebih lanjut yang dijadwalkan untuk Oktober 2025, Oktober 2026, dan Oktober 2027, diikuti oleh penyesuaian tahunan berdasarkan Consumer Price Index mulai Oktober 2028[6]. Pejabat kota menjelaskan bahwa kenaikan ini diperlukan untuk mengatasi infrastruktur yang menua, terutama di Wastewater Treatment Plant 1 yang berusia lebih dari 50 tahun dan hampir mencapai batas kapasitasnya[6].

7. Zacks Mengidentifikasi Lima Saham Energi Terbarukan yang Menjanjikan 📈

Pada 12 April 2025, Zacks Investment Research menyoroti lima saham energi terbarukan yang berpotensi tumbuh di tengah meningkatnya permintaan pasar[7]. Analisis mereka menunjukkan tren instalasi yang kuat di industri tenaga surya AS, dengan Energy Information Administration memproyeksikan penambahan 25 GW kapasitas pembangkit tenaga surya baru pada tahun 2025, sehingga total nasional mencapai 153 GW[7]. Laporan tersebut secara khusus merekomendasikan WEC Energy Group, NiSource Inc., dan CMS Energy Corp., dengan mencatat besarnya investasi yang direncanakan dalam proyek terbarukan selama periode 2025-2029[7].

8. Sunraycer Memperoleh $475 Juta untuk Proyek Solar-Plus-Storage di Texas 💰🔋

Pengembang energi terbarukan asal Maryland, Sunraycer Renewables, mengumumkan pada 8 April 2025 bahwa mereka telah menyelesaikan fasilitas pembiayaan proyek senilai $475 juta dengan perusahaan keuangan global MUFG Bank, Nomura Securities International, dan Norddeutsche Landesbank Girzonentrale[8]. Ini membawa total modal yang dihimpun Sunraycer menjadi $675 juta dalam enam bulan terakhir[8]. Pembiayaan ini akan mendukung proyek Gaia dan Midpoint solar-plus-storage di Texas, yang akan menambahkan 241 MWac tenaga surya dan 125 MWac penyimpanan baterai ke jaringan listrik Texas pada akhir tahun ini[8].

9. Pasar Transformer AS Diproyeksikan Mencapai $25,7 Miliar pada 2034 📊

Laporan pasar baru yang dirilis pada 11 April 2025 memperkirakan bahwa pasar transformer AS akan tumbuh menjadi $25,7 miliar pada 2034, naik dari $12,2 miliar pada 2024, dengan CAGR sebesar 7,7%[9]. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan listrik, ekspansi infrastruktur, dan transisi menuju sumber energi berkelanjutan, dengan energi terbarukan menyumbang sekitar 43% dari total produksi energi AS pada 2022[9]. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa sekitar 55% transformer distribusi di AS telah beroperasi lebih dari 33 tahun dan hampir mencapai akhir masa pakainya[9].

10. Eskom Afrika Selatan Mempertahankan Penangguhan Loadshedding 💡

Penyedia utilitas Afrika Selatan, Eskom, mengumumkan pada 4 April 2025 bahwa loadshedding (pemadaman listrik terencana) tetap ditangguhkan berkat sistem tenaga yang stabil, meskipun terdapat kendala dari peningkatan pemeliharaan terencana dan tingginya permintaan listrik[10]. Perusahaan melaporkan bahwa Unplanned Capacity Loss Factor telah membaik menjadi 28,67% untuk tahun keuangan berjalan, turun 3,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu[10]. Eskom juga mencatat pengurangan signifikan dalam pengeluaran diesel, dengan 30 hari terakhir menunjukkan penurunan 2,1% dibandingkan periode 30 hari sebelumnya, dan tahun keuangan berakhir dengan pengurangan 49,5% dibandingkan tahun sebelumnya[10].

Kesimpulan 🔍

Industri utilitas terus mengalami transformasi signifikan yang didorong oleh transisi energi, kebutuhan infrastruktur, dan perkembangan regulasi. Sementara konsumen menghadapi biaya yang meningkat di berbagai pasar, investasi besar dalam energi terbarukan dan modernisasi jaringan membuktikan komitmen industri terhadap keberlanjutan jangka panjang, meskipun menghadapi tantangan keterjangkauan jangka pendek.

Referensi: 📚

Disclaimer ⚠️

Perlu diingat bahwa artikel ini bukan merupakan nasihat finansial. Jika Anda seorang Muslim, sebaiknya periksa kesesuaian dengan prinsip Syariah terlebih dahulu sebelum membuat keputusan investasi. Karena penulisan artikel ini dibantu dengan AI, data dan analisis yang disajikan mungkin tidak akurat atau mengandung kesalahan. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri (DYOR – Do Your Own Research) dan memverifikasi informasi sebelum mengambil keputusan apapun.


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar