Analisis Pasar Umum – Harian – 18 April 2025 – Petang WIB

Ringkasan Eksekutif

  1. Pasar Asia: Kinerja campuran dengan Jepang memimpin kenaikan karena harapan keringanan tarif setelah pembicaraan antara PM Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump, sementara Tiongkok sedikit turun akibat ketegangan perdagangan yang berlanjut (Bloomberg).
  2. Pasar Eropa (17 April): Hasil campuran dengan kekhawatiran atas tarif AS membebani sentimen, menyebabkan penurunan pada beberapa indeks utama (Reuters).
  3. Pasar AS (penutupan 17 April): Kinerja campuran dengan saham teknologi di bawah tekanan karena ketidakpastian perdagangan, meskipun S&P 500 sedikit naik (Yahoo Finance).

Snapshot Pasar & Pendorong

Penutupan Pasar Asia (18 April 2025)

IndeksPenutupanPerubahan (%)Status PerdaganganPendorong Utama
Nikkei 22534.730,28+1,03% 📈BukaHarapan keringanan tarif setelah pembicaraan Jepang-AS (Bloomberg).
Shanghai Composite3.276,73-0,11% 📉BukaSentimen hati-hati akibat ketegangan perdagangan AS-Tiongkok (CNBC).
KOSPI2.483,42+0,53% 📈BukaMengikuti tren regional dan isyarat positif dari Jepang (X Post).
Hang Seng21.395,14Tutup (Good Friday)Penutupan 17 April, dipengaruhi oleh volatilitas perdagangan (Yahoo Finance).
IHSG6.438,27+0,60%Tutup (Good Friday)Penutupan 17 April menunjukkan ketahanan domestik (Yahoo Finance).
ASX 2007.783,70+0,32%Tutup (Good Friday)Penutupan 17 April didukung oleh kenaikan sektor energi (ABC News).
  • Analisis Swing Trading: Kenaikan Nikkei menawarkan peluang beli jangka pendek pada saham teknologi Jepang seperti Sony, dengan level support di 34.000 dan resistance di 35.000. Shanghai Composite memerlukan kehati-hatian karena volatilitas perdagangan, dengan RSI mendekati zona oversold (~30).

Sesi Tengah hingga Akhir Eropa (17 April 2025)

IndeksPenutupanPerubahan (%)Pendorong Utama
FTSE 1008.275,660,00%Stabilitas di tengah kekhawatiran tarif (Yahoo Finance).
DAX21.205,86-0,49% 📉Tekanan dari kekhawatiran tarif AS (Yahoo Finance).
CAC 407.285,86-0,60% 📉Sentimen negatif akibat peringatan tarif dari ASML (Reuters).
Euro Stoxx 504.898,65-1,44% 📉Penurunan luas akibat ketidakpastian perdagangan (Investing.com).
IBEX 35Data tidak tersedia, tetapi kemungkinan mengikuti tren Eropa.
  • Analisis Swing Trading: Penurunan DAX dan CAC 40 menunjukkan peluang jual jangka pendek, dengan level support DAX di 21.000. Volatilitas tinggi (ATR ~200 poin) menyarankan stop-loss ketat.

Pra-Pasar atau Perdagangan Awal AS (Penutupan 17 April 2025)

Indeks/FuturesPenutupanPerubahan (%)Pendorong Utama
S&P 5005.282,70+0,13% 📈Kenaikan ringan meskipun volatilitas tarif (CNBC).
Nasdaq 10016.286,45-0,13% 📉Tekanan pada saham teknologi seperti Nvidia (CNBC).
Dow Jones39.142,23-1,33% 📉Penurunan dipimpin oleh UnitedHealth (-22%) (CNBC).
  • Analisis Swing Trading: Penurunan Nasdaq menunjukkan peluang jual pada saham teknologi, tetapi kenaikan S&P 500 menawarkan potensi beli pada saham defensif. Pasar tutup pada 18 April, sehingga fokus pada futures minggu depan.

Aset Kunci

AsetNilai (17 April)Perubahan (%)Pendorong Utama
USD/IDR16.819+0,10%Stabilitas moneter Indonesia di tengah volatilitas global (Trading Economics).
Imbal Hasil US 10-Tahun4,33%Penurunan dari puncak akibat jeda tarif (CNBC).
WTI Crude Oil$64,48+3,22% 📈Kenaikan akibat sanksi pada impor minyak Iran (Yahoo Finance).
Bitcoin$84.000Stabilitas di tengah volatilitas pasar (YCharts).
VIX29,65-9,16% 📉Penurunan volatilitas akibat harapan stabilisasi pasar (Yahoo Finance).
  • Analisis Swing Trading: Kenaikan WTI menawarkan peluang beli pada saham energi, dengan support di $60. USD/IDR stabil, cocok untuk carry trade dengan stop-loss ketat.

Sentimen & Risiko

Sentimen risiko global membaik, ditunjukkan oleh penurunan VIX ke 29,65 (-9,16%), mencerminkan ekspektasi stabilisasi akibat potensi keringanan tarif (Yahoo Finance). Risiko utama meliputi:

  • Ketegangan Perdagangan: Eskalasi tarif AS-Tiongkok dapat memicu volatilitas (Reuters).
  • Kebijakan Moneter: Sinyal dari Fed atau ECB dapat memengaruhi imbal hasil obligasi (CNBC).
  • Volatilitas Pasar: Gap risiko semalam tinggi pada hari libur, menyarankan stop-loss lebar.

Konteks Pasar Indonesia

IHSG menunjukkan ketahanan, ditutup pada 6.438,27 (+0,60%) pada 17 April, didukung oleh kebijakan domestik dan harga komoditas (Yahoo Finance). USD/IDR stabil di 16.819, mencerminkan kepercayaan terhadap kebijakan Bank Indonesia (Trading Economics). Aliran asing ke ekuitas Indonesia tetap positif berdasarkan data MSCI EM Index (Bloomberg). Berita utama termasuk ketahanan ekonomi Indonesia di tengah volatilitas global (Reuters).

  • Analisis Swing Trading: IHSG menawarkan peluang beli pada saham syariah seperti Unilever Indonesia, dengan support di 6.300 dan resistance di 6.600.

Saham yang Bergerak

WilayahSahamPerubahan (%)Pendorong Utama
AsiaSony (Jepang)+3% 📈Harapan keringanan tarif meningkatkan saham teknologi (Bloomberg).
EropaAirbus (Prancis)-2% 📉Kekhawatiran tarif memengaruhi ekspor (Reuters).
ASApple-1,5% 📉Tekanan akibat ketegangan perdagangan AS-Tiongkok (CNBC).
  • Analisis Swing Trading: Sony menawarkan peluang beli dengan breakout di atas 3%, sementara Apple memerlukan kehati-hatian dengan RSI mendekati oversold.

Saham Syariah yang Bergerak

WilayahSahamPerubahan (%)Pendorong Utama
AsiaUnilever Indonesia+1% 📈Permintaan domestik yang kuat (Yahoo Finance).
EropaNestle (Swiss)+0,5% 📈Stabilitas di sektor konsumen (Reuters).
ASProcter & Gamble-0,2% 📉Tekanan ringan akibat volatilitas pasar (CNBC).
  • Analisis Swing Trading: Unilever Indonesia menawarkan peluang beli dengan volatilitas rendah (ATR ~50 poin). Kepatuhan syariah diverifikasi melalui standar DSN-MUI.

Prospek & Peristiwa

Peristiwa utama yang akan datang meliputi:

  • Rilis Data Ekonomi AS: Data inflasi dan tenaga kerja minggu depan dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga Fed (CNBC).
  • Pembaruan Negosiasi Perdagangan: Perkembangan dalam pembicaraan AS-Tiongkok dapat memicu volatilitas (Reuters).
  • Prospek Sesi AS: Pasar AS dibuka kembali pada 21 April, dengan potensi kenaikan pada saham defensif jika ketegangan perdagangan mereda.

Kutipan

  • Bloomberg Nikkei Bear Market
  • Yahoo Finance FTSE 100
  • CNBC Stock Market Updates
  • Reuters FTSE News
  • Yahoo Finance VIX History
  • Yahoo Finance Hang Seng
  • Yahoo Finance IHSG
  • ABC News ASX 200
  • X Post NordFX
  • Trading Economics USD/IDR
  • CNBC Treasury Yields
  • Yahoo Finance WTI Crude
  • YCharts Bitcoin Price
  • Investing.com Euro Stoxx 50
  • Reuters Trade Tensions
  • Bloomberg JCI Index

Penafian

Informasi ini bukan saran keuangan, hanya untuk tujuan review. Jika Anda Muslim, periksa kepatuhan Syariah terlebih dahulu. Karena bantuan AI dalam penulisan, data dan analisis mungkin tidak akurat; silakan periksa kembali sendiri (DYOR).


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar