Analisis Pasar Umum – Harian – 9 Mei 2025 – Petang WIB

Ringkasan Eksekutif: Apa yang Gerakkan Pasar Petang Ini?

Pasar global menunjukkan sentimen positif pada 9 Mei 2025 setelah pengumuman perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan Inggris pada 8 Mei 2025, yang meredakan sebagian ketegangan perdagangan akibat tarif AS (Investopedia). Indeks saham Eropa seperti FTSE 100, DAX, dan CAC 40 mengalami kenaikan, sementara futures S&P 500 menunjukkan potensi pembukaan yang lebih tinggi di AS. Namun, pasar Asia menunjukkan performa campuran, dengan IHSG turun ke 6.832,80, kemungkinan karena kekhawatiran lokal atau dampak tertunda dari ketegangan perdagangan global (Reuters). Risiko utama untuk sesi malam ini adalah volatilitas yang berlanjut akibat negosiasi dagang dengan negara lain, seperti China, yang dapat memengaruhi sentimen pasar global.

Aset Kunci: Pergerakan yang Perlu Diperhatikan

Berikut adalah pergerakan aset kunci yang mendukung narasi pasar utama, dengan fokus pada korelasi aset dan verifikasi dari sumber primer:

AsetHarga/Nilai (9 Mei 2025)PerubahanPendorong UtamaSumber
USD/IDR16.539,90StabilKetahanan rupiah di tengah ketegangan perdaganganXe.com
Yield Treasury AS 10-Tahun4,382%Naik dari 4,26% (7 Mei)Ekspektasi inflasi/pertumbuhanMarketWatch
Minyak WTI$58,50 per barelTurunPeningkatan pasokan OPEC+FRED
Emas$3.400 per onsNaikPermintaan safe-havenUSAGOLD
Bitcoin$103.121Naik signifikanSentimen risiko positif, adopsi institusionalData internal
VIX22,25TinggiKetidakpastian pasarCBOE
  • Mata Uang: USD/IDR stabil di 16.539,90, menunjukkan ketahanan rupiah meskipun ada tekanan dari tarif AS. Korelasi dengan yield AS yang naik menunjukkan potensi penguatan USD di masa depan (Xe.com).
  • Obligasi: Imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik ke 4,382% dari 4,26% pada 7 Mei, mencerminkan ekspektasi inflasi atau pertumbuhan yang lebih tinggi. Kenaikan ini dapat menekan ekuitas global (MarketWatch).
  • Komoditas: Minyak WTI turun ke $58,50 per barel akibat peningkatan pasokan OPEC+ (FRED), sementara emas naik ke $3.400 per ons karena permintaan safe-haven di tengah ketegangan perdagangan (USAGOLD).
  • Kripto: Bitcoin melonjak ke $103.121, melampaui $100.000 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, didorong oleh sentimen risiko positif dan adopsi institusional (Investopedia).
  • Volatilitas: VIX di 22,25 menunjukkan ketidakpastian pasar yang masih tinggi, meskipun lebih rendah dari puncak sebelumnya, mencerminkan sentimen cautious optimism (CBOE).

Cuplikan Pasar: Aktivitas Global

Apa yang Gerakkan Pasar Asia? (Penutupan Sesi Asia)

Pasar Asia menunjukkan performa campuran pada penutupan sesi 9 Mei 2025:

IndeksPenutupan (9 Mei 2025)Perubahan dari 8 MeiPendorong Utama
IHSG6.832,80Turun dari 6.926,23Kekhawatiran lokal, dampak tarif
Nikkei 22537.503,33Naik dari 36.928,63Sentimen positif perjanjian dagang
Hang Seng22.867,74Naik dari 22.775,92Optimisme global
Shanghai Composite3.342,00Turun dari 3.352,00Ketegangan perdagangan AS-China
  • IHSG: Turun ke 6.832,80, kemungkinan karena kekhawatiran atas dampak tarif AS terhadap ekspor Indonesia dan kebijakan domestik di bawah Presiden Prabowo Subianto (Reuters).
  • Nikkei 225: Naik ke 37.503,33, didorong oleh sentimen positif dari perjanjian dagang AS-Inggris yang meningkatkan kepercayaan investor (Yahoo Finance).
  • Hang Seng: Naik sedikit ke 22.867,74, mencerminkan optimisme global meskipun ada tekanan dari ketegangan perdagangan AS-China (Yahoo Finance).
  • Shanghai Composite: Turun ke 3.342,00, kemungkinan tertekan oleh tarif AS yang lebih tinggi terhadap barang China (Yahoo Finance).

Peristiwa Politik Global: Pengumuman perjanjian dagang AS-Inggris pada 8 Mei 2025 meningkatkan sentimen di pasar Asia, meskipun dampak tarif AS terhadap China terus menekan Shanghai Composite (Investopedia).

Apa yang Gerakkan Pasar Eropa? (11:15-11:45 GMT)

Pasar Eropa menunjukkan kenaikan signifikan pada sesi tengah hari:

IndeksLevel (9 Mei 2025)Perubahan dari Penutupan SebelumnyaPendorong Utama
FTSE 1008.572,27Naik dari 8.531,61Perjanjian dagang AS-Inggris
DAX23.503,35Naik dari 23.352,69Sentimen risiko positif
CAC 407.752,18Naik dari 7.694,44Optimisme global
  • FTSE 100: Naik ke 8.572,27, didorong oleh perjanjian dagang AS-Inggris yang meningkatkan saham di sektor otomotif dan teknologi (Yahoo Finance).
  • DAX: Naik ke 23.503,35, mencerminkan sentimen risiko positif dan kinerja kuat saham teknologi (Yahoo Finance).
  • CAC 40: Naik ke 7.752,18, didukung oleh optimisme global dan laporan pendapatan yang positif (Yahoo Finance).

Peristiwa Politik Global: Perjanjian dagang AS-Inggris menjadi katalis utama, dengan investor Eropa optimistis tentang potensi pengurangan tarif lebih lanjut (Investopedia).

Apa yang Gerakkan Pasar AS? (07:15-07:45 EDT)

Pasar AS menunjukkan tanda-tanda pembukaan yang lebih tinggi berdasarkan data futures:

FuturesLevel (9 Mei 2025)Perubahan dari Penutupan S&P 500 (8 Mei)Pendorong Utama
S&P 500 E-mini5.684,50Naik dari 5.663,94Perjanjian dagang, ekspektasi laba
  • Futures S&P 500: Di 5.684,50, menunjukkan potensi pembukaan yang lebih tinggi, didorong oleh perjanjian dagang AS-Inggris dan ekspektasi laba yang kuat dari perusahaan teknologi (Yahoo Finance).
  • Pendorong Utama: Optimisme dari perjanjian dagang dan laporan pendapatan yang positif, meskipun investor tetap waspada terhadap negosiasi dagang dengan China (Investopedia).

Peristiwa Politik Global: Perjanjian dagang AS-Inggris meningkatkan kepercayaan investor, dengan Trump mengindikasikan lebih banyak kesepakatan akan menyusul (Investopedia).

Konteks Pasar Indonesia: Apa Dampaknya ke Kita?

IHSG turun ke 6.832,80 pada 9 Mei 2025, berbeda dengan kenaikan di beberapa pasar Asia seperti Nikkei 225 dan Hang Seng (Yahoo Finance). Penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kekhawatiran lokal, seperti dampak kebijakan Presiden Prabowo Subianto atau ketegangan perdagangan global yang memengaruhi ekspor Indonesia (Reuters). USD/IDR tetap stabil di 16.539,90, menunjukkan ketahanan rupiah meskipun ada tekanan eksternal (Xe.com). Aliran modal asing keluar dari pasar ekuitas dan obligasi Indonesia, kemungkinan karena risk aversion akibat ketegangan perdagangan (Reuters). Berita lokal, seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil di 5% untuk 2025, memberikan beberapa dukungan, tetapi investor tetap waspada terhadap risiko eksternal (Reuters).

Saham yang Bergerak: Peluang dan Perhatian

  • Asia: Saham teknologi di Jepang, seperti Sony, naik sejalan dengan sentimen positif global (Yahoo Finance). Di Indonesia, saham perbankan besar seperti Bank Mandiri turun, mencerminkan tekanan lokal (Reuters).
  • Eropa: Saham otomotif (misalnya, Volkswagen) dan teknologi naik, didorong oleh perjanjian dagang AS-Inggris (Yahoo Finance).
  • AS: Saham teknologi seperti Microsoft dan konsumen diskresioner di pre-market naik, didukung oleh ekspektasi laba yang kuat (Yahoo Finance).

Saham Syariah yang Bergerak: Pilihan Sesuai Prinsip

  • Indonesia: Saham syariah di sektor konsumen (misalnya, Unilever Indonesia) dan utilitas menunjukkan ketahanan di tengah penurunan IHSG, sesuai dengan kepatuhan syariah berdasarkan standar DSN-MUI.
  • Eropa: Saham syariah di sektor kesehatan, seperti perusahaan farmasi halal, naik sejalan dengan performa pasar yang kuat (Yahoo Finance).
  • AS: Saham syariah di sektor teknologi yang memenuhi kriteria AAOIFI di pre-market menunjukkan potensi kenaikan.

Sentimen dan Outlook: Apa yang Harus Diperhatikan Malam Ini?

Sentimen pasar global cautiously optimistic, dengan VIX di 22,25 menunjukkan ketidakpastian yang masih ada meskipun ada kenaikan pasar (CBOE). Risiko utama termasuk negosiasi dagang yang sedang berlangsung dengan China, yang dapat memicu volatilitas jika tidak mencapai kesepakatan (Investopedia). Peristiwa kunci malam ini atau sesi berikutnya meliputi pembaruan negosiasi dagang dan rilis data ekonomi AS, seperti laporan ketenagakerjaan atau inflasi, yang dapat memengaruhi sentimen global. Setup sesi AS tampak bullish, tetapi investor harus waspada terhadap potensi koreksi jika negosiasi dagang meleset dari ekspektasi.

Penafian

Informasi ini bukan saran keuangan, hanya untuk tujuan review. Jika Anda Muslim, periksa kepatuhan Syariah terlebih dahulu. Karena bantuan AI dalam penulisan, data dan analisis mungkin tidak akurat; silakan periksa kembali sendiri (DYOR).

Key Citations


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar