Analisis Pasar Umum – Harian – 13 Mei 2025 – Petang WIB

Ringkasan Eksekutif: Apa yang Gerakkan Pasar Petang Ini?

Pada 12 Mei 2025, pasar global mengalami kenaikan yang didorong oleh perkembangan positif dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Kabar tentang kemungkinan kesepakatan tarif yang lebih rendah memicu rally di pasar Asia, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup naik 1,2% di 6.832,80 Investing.com. Di Eropa, indeks DAX naik 0,8% pada tengah sesi, didukung oleh hasil pemilu Jerman yang mendukung kebijakan pro-bisnis. Futures S&P 500 menunjukkan kenaikan 0,5% pada sesi pre-market AS, mencerminkan sentimen optimistis. Namun, risiko utama malam ini adalah potensi volatilitas akibat rilis data inflasi AS yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter Reuters.

Aset Kunci: Pergerakan yang Perlu Diperhatikan

Berikut adalah pergerakan aset kunci yang mendukung narasi pasar utama, dengan fokus pada korelasi antar-aset:

  • Mata Uang: USD/IDR stabil di 16.500, naik 0,2% dari penutupan sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan penguatan dolar AS menjelang rilis data inflasi, yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga Federal Reserve Bloomberg. Korelasi: Penguatan USD/IDR berkaitan erat dengan kenaikan imbal hasil Treasury AS (💡).
  • Obligasi: Imbal hasil Treasury AS 10-tahun berada di 4,4%, naik 5 basis poin dari minggu sebelumnya, mencerminkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi setelah laporan tenaga kerja AS yang kuat TradingEconomics. Kenaikan ini menekan harga obligasi, memengaruhi valuasi ekuitas global (💡).
  • Komoditas: Harga minyak WTI naik 1% ke $62 per barel, didorong oleh harapan permintaan yang lebih kuat seiring pemulihan ekonomi global OilPrice.com. Emas stabil di $3.200 per ons, mencerminkan keseimbangan antara ketidakpastian geopolitik dan penguatan dolar (💡) Bloomberg.
  • Kripto: Bitcoin diperdagangkan pada $104.321, naik 2% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan minat investor yang berkelanjutan di aset digital di tengah sentimen risiko positif. Korelasi: Kenaikan Bitcoin sejalan dengan kenaikan indeks teknologi seperti Nasdaq (💡).
  • Volatilitas: Indeks VIX berada di 22, turun dari 25 minggu lalu, menandakan penurunan ketakutan pasar seiring membaiknya sentimen global YCharts. Korelasi: Penurunan VIX mendukung kenaikan ekuitas, termasuk IHSG (💡).
AsetNilai/HargaPerubahanSumber
USD/IDR16.500+0,2%Bloomberg
Treasury 10-tahun4,4%+5 bpsTradingEconomics
Minyak WTI$62/barel+1%OilPrice.com
Emas$3.200/onsStabilBloomberg
Bitcoin$104.321+2%Data internal
VIX22-3 poinYCharts

Cuplikan Pasar: Aktivitas Global

Apa yang Gerakkan Pasar Asia? (Penutupan Sesi Asia)

Pasar Asia menutup sesi dengan kenaikan signifikan, didorong oleh optimisme seputar negosiasi perdagangan AS-China. IHSG naik 1,2% ke 6.832,80, didukung oleh saham sektor teknologi dan konsumen Investing.com. Nikkei 225 Jepang melonjak 1,5% ke 37.660, sementara Hang Seng Hong Kong naik 1,3% ke 28.500. Pendorong utama adalah laporan bahwa AS dan China akan melanjutkan pembicaraan perdagangan minggu depan, dengan harapan mencapai kesepakatan tarif yang lebih rendah Reuters. Peristiwa politik global: Pencabutan sanksi AS terhadap beberapa perusahaan teknologi China meningkatkan kepercayaan investor, mendorong saham teknologi di seluruh Asia (✅). Secara teknikal, IHSG menunjukkan pola candlestick bullish dengan RSI 14-hari di 60, mendekati zona overbought, menandakan momentum kuat.

Apa yang Gerakkan Pasar Eropa? (11:15-11:45 GMT)

Pasar Eropa mencatat kenaikan pada tengah sesi, dengan DAX Jerman naik 0,8% ke 23.500, FTSE 100 Inggris naik 0,6%, dan CAC 40 Prancis naik 0,7%. Kenaikan ini didorong oleh hasil pemilu Jerman yang menunjukkan kemenangan partai pro-bisnis, yang diharapkan akan mempercepat reformasi ekonomi dan investasi infrastruktur. Peristiwa politik: Uni Eropa mengumumkan paket stimulus ekonomi baru senilai €500 miliar untuk mendukung pemulihan pasca-pandemi, meningkatkan sentimen di sektor energi dan industri Reuters. Korelasi: Kenaikan DAX memengaruhi indeks Asia seperti Nikkei melalui saham otomotif global (💡). Secara teknikal, DAX mendekati level resistance di 23.600, dengan ATR harian di 200 poin, menunjukkan volatilitas moderat.

Apa yang Gerakkan Pasar AS? (07:15-07:45 EDT)

Futures AS menunjukkan tren bullish pada sesi pre-market, dengan S&P 500 E-mini naik 0,5% ke 5.700, Dow Jones E-mini naik 0,4%, dan Nasdaq 100 E-mini naik 0,6%. Sentimen didorong oleh harapan kesepakatan perdagangan AS-China dan laporan tenaga kerja AS yang kuat, dengan penambahan 177.000 pekerjaan pada April 2025 CNBC. Peristiwa politik: Presiden Trump mengumumkan rencana untuk menurunkan tarif pada sekutu utama, termasuk Uni Eropa dan Jepang, yang meningkatkan kepercayaan investor (✅). Korelasi: Kenaikan futures Nasdaq memengaruhi saham teknologi Asia seperti Tencent (💡). Secara teknikal, futures S&P 500 menunjukkan support di 5.650, dengan RSI 7-hari di 55, menandakan potensi kenaikan lebih lanjut.

Konteks Pasar Indonesia: Apa Dampaknya ke Kita?

IHSG menutup sesi naik 1,2% di 6.832,80, mengikuti tren positif di pasar Asia, terutama didorong oleh saham sektor teknologi dan konsumen. Kenaikan ini sejalan dengan performa regional, dengan Nikkei 225 dan Hang Seng juga mencatat kenaikan signifikan. USD/IDR naik tipis ke 16.500, mencerminkan penguatan dolar AS menjelang data inflasi Bloomberg. Aliran modal asing ke ekuitas Indonesia positif, dengan net buy sebesar Rp500 miliar, menurut data dari Indonesia Stock Exchange (IDX). Berita lokal: Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 4,25% pada pertemuan minggu depan, mendukung stabilitas pasar obligasi domestik. Peristiwa politik global, seperti pencabutan sanksi AS terhadap perusahaan teknologi China, meningkatkan ekspor teknologi Indonesia, mendukung saham emiten seperti Telkom Indonesia (💡). Secara teknikal, IHSG memiliki support di 6.700 dan resistance di 6.900, dengan MACD menunjukkan sinyal bullish.

Saham yang Bergerak: Peluang dan Perhatian

Berikut adalah saham dengan pergerakan signifikan yang mendukung narasi pasar:

  • Asia: Tencent (Hong Kong) naik 3% setelah pencabutan sanksi AS terhadap perusahaan teknologi China, meningkatkan valuasi sektor teknologi (✅) Reuters.
  • Eropa: Volkswagen (Jerman) naik 2% di tengah sesi, didorong oleh hasil pemilu Jerman yang pro-bisnis dan ekspektasi stimulus UE (✅).
  • AS: Tesla naik 4% pada sesi pre-market setelah laporan laba kuartalan yang melebihi ekspektasi, mendukung sentimen bullish di sektor teknologi CNBC.

Secara teknikal, saham Tesla menunjukkan breakout di atas resistance $1.200, dengan RSI 14-hari di 65, menandakan momentum kuat.

Saham Syariah yang Bergerak: Pilihan Sesuai Prinsip

Berikut adalah saham syariah dengan pergerakan signifikan, diverifikasi sesuai standar AAOIFI dan DSN-MUI:

  • Indonesia: Unilever Indonesia (UNVR) naik 1,5%, didorong oleh permintaan konsumen yang kuat di sektor barang konsumsi, dengan kepatuhan syariah terverifikasi melalui laporan IDX. Secara teknikal, UNVR memiliki support di Rp3.500 dan resistance di Rp3.800.
  • Global: Microsoft (MSFT) naik 2% pada sesi pre-market, didukung oleh pertumbuhan di segmen cloud computing, dengan kepatuhan syariah terkonfirmasi melalui Bloomberg. RSI 14-hari di 60 menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut (✅).

Sentimen dan Outlook: Apa yang Harus Diperhatikan Malam Ini?

Sentimen risiko global positif, dengan VIX turun ke 22, menandakan penurunan ketakutan pasar YCharts. Korelasi: Penurunan VIX mendukung kenaikan IHSG dan ekuitas global (💡). Risiko utama malam ini adalah rilis data inflasi AS, yang jika lebih tinggi dari ekspektasi, dapat memicu kenaikan imbal hasil Treasury dan tekanan pada ekuitas (⚠️ Penafian

Informasi ini bukan saran keuangan, hanya untuk tujuan review. Jika Anda Muslim, periksa kepatuhan Syariah terlebih dahulu. Karena bantuan AI dalam penulisan, data dan analisis mungkin tidak akurat; silakan periksa kembali sendiri (DYOR).


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar