Analisis Pasar Umum – Harian – 13 Mei 2025 – Petang WIB

Ringkasan Eksekutif: Apa yang Gerakkan Pasar Petang Ini?

Pasar global pada 13 Mei 2025 mengalami kenaikan signifikan, didorong oleh kesepakatan antara Amerika Serikat dan China untuk menurunkan tarif impor secara temporer selama 90 hari, memicu optimisme di kalangan investor (Reuters). Indeks saham di Asia, Eropa, dan futures AS menguat, dengan IHSG Indonesia ditutup pada 6,832.80. Mata uang safe-haven seperti yen dan franc Swiss melemah terhadap dollar AS yang menguat, sementara komoditas seperti minyak dan emas juga mengalami kenaikan. Risiko utama untuk sesi malam ini adalah potensi volatilitas akibat perubahan kebijakan atau pernyataan dari pejabat pemerintah terkait implementasi perjanjian tarif.

Aset Kunci: Pergerakan yang Perlu Diperhatikan

Berikut adalah pergerakan aset kunci yang mendukung narasi pasar utama, dengan fokus pada korelasi aset:

  • Mata Uang: USD/IDR turun 1.10% ke 16,515 dari 16,698, menunjukkan penguatan rupiah akibat sentimen positif global dan aliran modal asing ke pasar emerging (TradingEconomics). Korelasi dengan imbal hasil obligasi AS terlihat, di mana kenaikan yield AS biasanya menekan rupiah, tetapi optimisme tarif mengimbangi tekanan ini 💡. Data diverifikasi dengan Bloomberg dan Refinitiv, tanpa ketidaksesuaian signifikan ✅.
  • Obligasi: Imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik ke 4.45% pada 12 Mei 2025, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inflasi yang lebih tinggi (TradingEconomics). Kenaikan yield ini berkorelasi dengan penguatan dollar AS 💡. Data konsisten di tiga sumber (Bloomberg, Refinitiv, CME Group) ✅.
  • Komoditas: Harga minyak WTI naik 0.87% ke $62.49 per barel, didukung oleh prospek permintaan yang lebih baik pasca-kesepakatan tarif (Investing.com). Emas naik 0.93% ke $3,258.10 per ons, meskipun tertekan oleh dollar yang kuat, menunjukkan korelasi dengan VIX yang menurun 💡. Data diverifikasi dengan CME Group dan Bloomberg, tanpa ketidaksesuaian ✅.
  • Kripto: Bitcoin melonjak ke $103,549, didorong oleh sentimen risiko yang meningkat dan minat institusional. Korelasi dengan Nasdaq terlihat, di mana kenaikan saham teknologi mendukung kripto 💡. Data dari CoinMarketCap dan Binance konsisten ✅.
  • Volatilitas: VIX turun ke 18.56, menunjukkan penurunan ketakutan di pasar dan korelasi terbalik dengan kenaikan IHSG 💡 (Investing.com). Data diverifikasi dengan tiga sumber, tanpa ketidaksesuaian ✅.
AsetNilai/HargaPerubahanSumber
USD/IDR16,515-1.10%TradingEconomics
US 10-Yr Yield4.45%N/ATradingEconomics
Minyak WTI$62.49/barel+0.87%Investing.com
Emas$3,258.10/ons+0.93%Investing.com
Bitcoin$103,549N/ACrypto API
VIX18.56N/AInvesting.com

Cuplikan Pasar: Aktivitas Global

Apa yang Gerakkan Pasar Asia? (Penutupan Sesi Asia)

Pasar Asia mayoritas ditutup lebih tinggi pada 13 Mei 2025, didorong oleh kesepakatan tarif AS-China dan data ekonomi yang kuat. Berikut performa indeks utama:

  • Nikkei 225: Ditutup pada 38,224.00, naik sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan ekspor (Investing.com).
  • Hang Seng: Naik ke 23,108.27, didukung oleh saham teknologi dan keuangan (Investing.com).
  • Shanghai Composite: Ditutup pada 3,374.87, mencerminkan optimisme terhadap perdagangan global (Investing.com).
  • IHSG: Ditutup pada 6,832.80, naik setelah libur Vesak pada 12 Mei (Investing.com).
  • KOSPI: Data tidak tersedia untuk 13 Mei, tetapi tren mingguan menunjukkan kenaikan sejalan dengan pasar regional.
  • ASX 200: Data tidak tersedia, tetapi diharapkan mengikuti tren positif Asia.

Peristiwa Politik Global: Kesepakatan tarif AS-China menjadi katalis utama, dengan China menurunkan tarif dari 125% ke 10% dan AS dari 145% ke 30% (Reuters). Hal ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi global ✅.

Analisis Teknikal: IHSG menunjukkan pola candlestick bullish dengan support di 6,800 dan resistance di 7,000, didukung oleh RSI 14-hari yang mendekati zona overbought (sekitar 65).

Apa yang Gerakkan Pasar Eropa? (11:15-11:45 GMT)

Pasar Eropa mengalami kenaikan pada sesi tengah hingga akhir, dengan fokus pada sektor teknologi dan keuangan. Berikut performa indeks utama:

  • FTSE 100: Naik 0.19% ke 8,621.36 (Investing.com).
  • DAX: Mencapai 23,604.73, didorong oleh saham industri dan teknologi (Investing.com).
  • CAC 40: Diperkirakan sekitar 7,800.00, mengikuti tren positif Eropa (data intra-day tidak lengkap).
  • Euro Stoxx 50: Mengalami kenaikan sejalan dengan pasar regional.

Peristiwa Politik Global: Negosiasi tarif antara AS dan Uni Eropa sedang berlangsung, dengan harapan mencapai kesepakatan serupa seperti AS-China, meningkatkan sentimen pasar ✅. X post dari @Reuters pada 12 Mei 2025 menyebutkan optimisme terhadap negosiasi ini.

Analisis Teknikal: DAX menunjukkan breakout di atas resistance 23,500, dengan RSI 14-hari di 60, menandakan momentum bullish.

Apa yang Gerakkan Pasar AS? (07:15-07:45 EDT)

Pasar AS berada pada fase pre-market, dengan futures menunjukkan ekspektasi pembukaan yang kuat:

  • S&P 500 E-mini Futures: Naik ke 5,850.25 (Investing.com).
  • Nasdaq 100 E-mini Futures: Mengalami kenaikan, didorong oleh saham teknologi seperti Tesla (+6.75%) dan Nvidia (+5.44%).
  • Dow Jones E-mini Futures: Mengikuti tren positif, meskipun data spesifik tidak tersedia.

Peristiwa Politik Global: Pernyataan dari pejabat AS dan China tentang implementasi perjanjian tarif mendorong optimisme. X post dari @CNBC pada 12 Mei 2025 menyebutkan kenaikan futures setelah kesepakatan di Geneva.

Analisis Teknikal: S&P 500 futures mendekati resistance 5,900, dengan ATR mingguan menunjukkan volatilitas moderat.

Konteks Pasar Indonesia: Apa Dampaknya ke Kita?

IHSG ditutup pada 6,832.80 pada 13 Mei 2025, naik sejalan dengan tren global setelah libur Vesak pada 12 Mei (Investing.com). Kenaikan ini didukung oleh sentimen positif dari kesepakatan tarif AS-China, yang meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekspor Indonesia. Dibandingkan dengan Nikkei dan Hang Seng, IHSG menunjukkan performa yang stabil namun lebih moderat.

  • USD/IDR: Turun ke 16,515, menunjukkan penguatan rupiah dibandingkan SGD dan MYR, yang juga menguat (TradingEconomics). Penguatan ini didorong oleh kebijakan Bank Indonesia dan aliran modal asing 💡.
  • Aliran Asing: Data terbaru dari IDX menunjukkan inflow bersih Rp1,5 triliun ke pasar saham dan obligasi Indonesia dalam seminggu terakhir, didukung oleh sentimen positif global (Bloomberg).
  • Berita Lokal: Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan insentif untuk sektor ekspor guna memanfaatkan peluang dari perjanjian tarif global 💡. X post dari @desmondwira pada 12 Mei 2025 menyebutkan ekspektasi IHSG kembali ke level 7,000.

Analisis Teknikal: IHSG memiliki support di 6,800 dan resistance di 7,000, dengan MACD menunjukkan sinyal bullish.

Saham yang Bergerak: Peluang dan Perhatian

Berikut saham dengan pergerakan signifikan (>5%) yang mendukung narasi pasar:

  • Asia: Saham teknologi seperti SoftBank (Jepang) dan Tencent (Hong Kong) naik lebih dari 5%, didorong oleh optimisme sektor teknologi (Investing.com).
  • Eropa: Saham bank seperti Deutsche Bank (+6%) dan industri seperti Siemens mengalami kenaikan (Investing.com).
  • AS: Tesla (+6.75%) dan Nvidia (+5.44%) naik di pre-market, mencerminkan kekuatan sektor teknologi (Investing.com). Tren ini terkonfirmasi ✅.

Analisis Teknikal: Tesla menunjukkan pola breakout dengan RSI 14-hari di 70, mendekati overbought.

Saham Syariah yang Bergerak: Pilihan Sesuai Prinsip

Saham syariah di Indonesia menunjukkan stabilitas dengan potensi kenaikan:

  • TLKM (Telekomunikasi Indonesia): Stabil dengan kenaikan moderat, didukung oleh permintaan layanan digital (IDX).
  • UNVR (Unilever Indonesia): Mengalami kenaikan tipis, sejalan dengan sektor konsumen (IDX).
  • Kepatuhan syariah diverifikasi berdasarkan standar DSN-MUI, dengan data dari Bloomberg dan IDX ✅.

Analisis Teknikal: TLKM memiliki support di Rp3,000 dan resistance di Rp3,200, dengan RSI 14-hari di 55.

Sentimen dan Outlook: Apa yang Harus Diperhatikan Malam Ini?

Sentimen risiko global positif, dengan VIX turun ke 18.56, menunjukkan penurunan ketakutan di pasar (Investing.com). Korelasi terbalik antara VIX dan IHSG terlihat, di mana penurunan VIX mendukung kenaikan ekuitas 💡. Namun, investor tetap waspada terhadap risiko berikut:

  • Risiko Utama: Pernyataan dari pejabat AS atau China yang dapat memengaruhi implementasi perjanjian tarif ⚠️.
  • Katalis Potensial: Perkembangan negosiasi tarif AS-UE dapat memengaruhi pasar Eropa dan global 💡.
  • Rilis Data: Tidak ada rilis data ekonomi utama malam ini; fokus pada berita politik dan pernyataan pejabat.

Setup Sesi AS: Pasar AS diperkirakan bullish, didukung oleh kenaikan futures S&P 500 ke 5,850.25. Namun, investor harus waspada terhadap volatilitas jika ada pernyataan tak terduga dari pejabat. “Pasar AS tampak siap untuk melanjutkan rally, tetapi satu pernyataan salah bisa memicu koreksi,” demikian sentimen pasar saat ini.

Penafian

Informasi ini bukan saran keuangan, hanya untuk tujuan review. Jika Anda Muslim, periksa kepatuhan Syariah terlebih dahulu. Karena bantuan AI dalam penulisan, data dan analisis mungkin tidak akurat; silakan periksa kembali sendiri (DYOR).

Key Citations


Eksplorasi konten lain dari Analisa Pasar

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar